Produksi minyak CPO ada beberapa tahapan proses penting yang harus di lakukan di berbagai uni, salah satunya adalah unit perebusan yang terjadi pada unit sterilizer. dalam merebus buah sawit ini, akan ada beberapa perhitungan penting untuk mengitung kehilangan (losses). berikut adalah contoh perhitungan losses yang terjadi pada unit sterilizer.
1.
Menghitung kehilangan berat Tandan Buah Segar (TBS),
persentase berat Tandan Buah Masak (TBM) dan kadar air TBM setelah perebusan.
(Tabel III.1)
Rumus perhitungan :
- Menghitung
kehilangan berat tandan buah segar
Kehilangan berat = (Berat TBS awal) – (Berat TBS setelah perebusan)
= 17 Kg – 14,4 Kg
=
26 Kg
- Menghitung
persentase tandan buah masak
% TBM = Berat
TBS setelah perebusan x 100 %
Berat TBS Awal
= 14,4 Kg x 100 %
17
Kg
= 84,70 %
- Menghitung
kadar air tandan buah masak
Kadar Air Nut
·
Berat cawan =
67,0364 gr
·
Berat nut basah =
101,3382 gr – 67,0364 gr
= 34,3017 gr
·
Berat nut kering = 96,3385 gr – 67,0364 gr
= 29,3021 gr
% Kadar Air
= Berat basah – Berat kering x 100 %
Berat Basah
= 34,3017 gr – 29,3021 gr x 100 %
34,3017 gr
= 14,57 %
Kadar Air Daging Buah Masak
·
Berat cawan = 41,8407 gr
·
Berat basah = 74,7635 gr – 41,8407 gr
= 32,9228 gr
·
Berat kering = 70,4877 gr – 41,8407 gr
= 28,647 gr
% Kadar Air
= Berat basah – Berat kering x 100 %
Berat Basah
= 32,9228 gr – 28,647 gr x 100 %
32,9228 gr
= 12,98 %
Jadi, Kadar air total = Kadar air nut
+ Kadar air daging buah masak
= 14,57 % + 12,98 % = 13,77 %
2
2.
Menghitung persentase kebutuhan steam untuk setiap sekali perebusan. (Tabel III.2)
·
Waktu perebusan :
95 menit
·
Massa steam : 9,1 Ton/Jam
·
Massa steam = 0,1516 Ton
60 menit
·
0,1516 Ton = 14,40 Ton untuk setiap sekali perebusan
95 menit
Rumus perhitungan :
% Massa steam = Steam flow x 100 %
Kapasitas
perebusan
=
14,40 Ton x 100 %
70 Ton
= 20,58 %
3.
Menghitung volume dan persentase massa kondensat.
(Tabel III.3)
Rumus perhitungan :
- Menghitung
volume kondensat
Volume = Panjang kolam x lebar kolam x tinggi kondensat dalam kolam
= 4,60 m x 2,60 m x 1,63 m
= 19,49 m³
- Persentase
massa kondensat
·
Massa = densitas kondensat x volume kondensat
= 0,9855 Ton/m³ x 19,49 m³
=
19,20 Ton
·
% Massa = massa
kondensat x 100 %
Kapasitas perebusan
= 19,20 Ton x 100 %
70 Ton
=
27,42 %
4.
Menghitung oil
losses pada kondensat. (Tabel III.5)
Tahap Awal
a. Di ambil
sampel kondensat sebanyak 10 gram dari sterilizer
b. Terlebih
dahulu timbang gelas piala neraca analitik sebagai wadah sampel
c. Selanjutnya
sampel di masukkan ke dalam oven selama ± 3 jam
d. Kemudian
sampel dikeluarkan dari oven, didinginkan, dan timbang kembali.
e. Hitung %
kadar air
Tahap
Ekstraksi
- Masukkan sampel kondensat ke
dalam selonsong
- Kemudian sampel di masukkan
dalam tabung ekstraksi soxhlet
- Lakukan ekstraksi dengan menggunakan
pelarut hexane selama 5 jam pada suhu 40 – 60 0C dengan alat ekstraksi
soxhlet.
- Pisahkan minyak yang diperoleh dari
pelarut dengan cara distilasi.
- Uapkan sisa pelarut dalam minyak
menggunakan oven selama ± 3 jam sampai berat minyak dalam labu konstan.
- Hitung persentase minyak
A.
Menghitung persentase air, minyak dan kotoran pada
kondensat
·
Berat gelas piala =
35,52 gr
·
Berat sampel basah =
45,52 gr
·
Berat sampel kering =
36,19 gr
% Kadar Air = Berat basah – Berat kering x 100 %
Berat
= 10 gr – 0,67 gr x 100 %
10 gr
=
93,29 %
·
Berat labu didih + pelarut + minyak (awal) = 110,26 gr
·
Berat labu didih setelah di oven (akhir) = 109,97 gr
% Kadar Minyak = Berat
awal – Berat akhir x 100 %
Berat sampel basah
= 110,26 gr – 109,97 gr x 100 %
45,52 gr
= 0,64 %
% Kadar Kotoran = 100 % - (% air + % minyak)
= 100 % - 93,93 %
= 6,07 %
B.
Menghitung massa dan oil losses kondensat
·
Massa = % Massa kondensat x Kapasitas pengolahan
pabrik
= 27,42 % x 50.000 Kg/Jam
= 13.710 Kg/Jam
·
Oil losses = % minyak
pada kondensat x Massa Kondensat
= 0,64 % x 13.710 Kg/Jam
= 87,69
Kg/Jam
No comments:
Post a Comment
Budayakan Blog Walking yang sehat.
saling support, saling follow, saling beri komentar.
terima kasih teman-teman bloger.